AKU TERBENGONG BENGONG

diatas kapal bernama indonesos
aku terbengong bengong mau lari kemana
loncat kelaut berarti bunuh diri
didepan ada pulau atau
hanya terumbu karang yang disaput kabut

gelombang menggumpal gumpal tak menyatu
arus terpecah berbalik arah
kapal pun berputar putar menari di laut gelap
diterpa anomali cuaca

kapal terombang ambing miring kekiri dan kekanan
penumpang semua cemas
nakoda memberi perintah supaya tenang dan bertahan
didepan tak ada daratan selain topan menghadang

Iklan

entah dewa darimana
namanya si malataka
mengancam seorang penguasa
hanya ada dua jalan harus ditempuh
jalan kekiri harus mati rasa
tak peduli pada rakyat jelata
jalan kekanan meninbun harta
tak peduli sumbernya darimana
diam ditempat digoyang kiri kanan
oleh teman yang hianat
dan lawan yang pasang perangkap
maka sang penguasa menggunakan jurus sakti
mencla mencle loncat kekiri loncat kekanan
terkadang garang mengerikan
tak jarang ketawa menggelikan
dengan jurus kuntao pendekar mabuk
berhadapan jurus silat harimau lapar menerkam
dan diatas dewa si malataka senyum senyum
menyaksikan pertarungan dengan pesan
ingat rakyatmu jangan diterlantarkan
kalau kau lalai kuasamu akan dicabut

KUALI

kuli jangan jadi kuali/mau dibakar di bara perapian/mau ditempa seperti baja/mau dijadikan wajan/untuk makanan enak/para jahanam/kuli/kau jadilah api/yang mampu mencairkan/kebekuan hati para juragan/meluluhkan hati para centeng//wahai para ponggawa/hulubalang yang kehilangan hati nurani/hentikan kebiadaban ini/jadilah air yang membersihkan segala karat kesombongan/makanlah satu meja/dan rasakan betapa nikmat hidup dalam kebersamaan/sepenanggungan/membangun kehidupan yang lebih sejahtera/

PAGORRA MALI

pagorra mali//menggerogoti pertiwi//bagai buaya lapar//mengunyah apa saja//yang ada//tak pandang siapa//tak pandang apa//batu//belerang//tembaga//nikel//minyak//gas//bahkan emas//intan berlian//ditelan habis//sejengkal tanah/pun//dilahap//seluas kabupaten//pun//diterkam//tujuh turunan//kekayaan tak habis habis//lalu//berkata dengan bangga//lewat media//apa saja//disebarkan//citra//demi negeri tercinta//demi masa depan pertiwi//demi tanah kelahiran//rela berkorban//untuk kemajuan masa depan//bersama selalu//dengan rakyat//yang dicintai//mengabdi/demi tuhan//demi ummat……………………..//

 

BALLE BALLEA POTE POTEA

sudah tiba balle ballea pote potea meruyak meraja lela
menari bersama otak kotor sampah pikiran diiringi dendang lagu
saling fitnah mengfitnah hujat menghujat
saling tunjuk saling tuding saling tepuk dada saling
percaya diri paling bersih paling
bisa paling perkasa
citra dan reklame diri
famlet baligo panji panji bendera
berkibar kibar berkoar koar
aku paling benar paling asli paling satria
maka pote potea balle ballea menjadi jadi
janji janjia menggila bagai air kotor keluar dari
mulut selokan berbau busuk
wajah wajah disolek
topeng topeng dipasang
senyuman ditebar
uang pun mengalir kencang bagai bah
ke lembah lembah para pemilih

SEHELAI LAPIS LANGIT

sehelai lapis langit
terobek dendam rajawali
penjaga pertiwi
yang menabur bom waktu
yang mengacungkan hulu ledak
diarahkan kejantung
pengamat di seberang laut
anak bangsa yang sekarat
dan tak punya tempat terhormat
jadi mangsa
cakar rajawali
siap menerkam
membungkam
suara suara berkoar
diluar istana raja
maka tiaraplah cicungut
para pengecut
menyingkir cari selamat
menghindari badai
yang bakal tiba
derap sepatu serdadu
mencekam
bolduzer mengitari kota
tak punya mata
langit pun
gelap
dan
sehelai lapis langit
terkelupas
menangis……………

SENDIRIAN

aku selalu ingin pulang
kemasa kanak bermain seperti riak
ombak laut mencium bibir
pantai
aku ingin mengembara ke
gunung gunung memasuki
rimba dalam
mengisap jempol jari di selangkangan
bumi
aku benci
cakrawala
yang panas menyengat
menguras keringat
usia dan semangat
aku rindu kembali bermain
layangan
di belakang halaman
atau berbaring di
taman sejuk malam
purnama
bercengkrama bersama
saudara yang
telah lama pulang duluan
aku rindu bersama kembali di
beranda
bercerita tentang masa depan
keluarga ini
negeri ini

tapi ini
hanyalah kenangan di ujung
senja
sendirian…………………..

Awan Tag